Puji syukur padaMu Tuhan
Atas sgala lindungan
Sinar dan cahayaMu
Slalu terangi jalanku
Kami siswa SMA 1
Tak kan redup berpijar
Demi cita bangsaku
JAYALAH SMA 1

*nyanyikan seraya mengaitkan lengan dengan orang di sebelah anda.

Tempat ini lebih terasa ‘rumah’ bagi saya.
Lebih terasa hangat.
Dengan orang-orang yang saya kenal dan mengenal saya.
Dengan sekumpulan orang yang bisa saya gambarkan dengan kata.. KELUARGA.

Tak heran bila datang ke sini sama saja dengan ‘pulang’ bagi saya.
Yah.. Hanya jika sekumpulan-orang-yang-bisa-saya-gambarkan-dengan-kata-keluarga itu juga dateng siih.. Ahahah.
Klo mereka ngga ada.. Ya terasa asing lah ‘rumah’ ini.

Akhir-akhir ini itu yang saya rasakan saat datang ke ‘rumah’ ini.
Asing.
‘Rumah’ ini sudah dihuni orang orang lain.
Orang lain yang tidak saya kenal dan mengenal saya.

Tapi kemaren beda.

Sekumpulan-orang-yang-bisa-saya-gambarkan-dengan-kata-keluarga itu juga datang.
Asyik banget.
Bisa tertawa dengan orang orang yang tepat.
Dengan selera humor yang sama.
Di dalam lingkaran-yang-insyaAllah-tak-akan-tergantikan.
Lingkaran yang tak pernah membuat saya muak tiap masuk ke dalamnya.
*tak seperti lingkaran ‘yang itu’. ahahah.

Kemaren seperti merasakan de javu.
Kembali ke masa-masa sma dulu.
*lebay parah. berasa udah lulus 10 taun.
Kembali mencium bau SMANSA.
Kembali gila-gilaan bersama (lebih dari sekedar) teman-teman di dalam gedung yang sempit itu.
Tertawa, bergembira, bernyanyi.. Bahkan ada yang menangis. Ahahah.

Benar-benar hiburan singkat yang menyenangkan di tengah rutinitas yang menjemukan.
Selingan yang tepat untuk melupakan nilai kalkulus yang jauh dari kata memuaskan atau beban uas yang semakin mendekat.
Hari yang ditunggu-tunggu untuk kembali ‘pulang’.

Kenapa semua orang, walaupun sering sekali menghina-dina, tetap mencintai Sekolah Bertarif Internasional ini?

Yah, karena sekolah ini bukan hanya sekedar tempat untuk belajar rumus kan? Ini tempat untuk belajar hidup. x))

A-KU CINTA SMA S-A-T-U!!
*sambil ngacungin jari telunjuk ke atas.

HIDUP SMANSA! AKU CINTA SMANSA!!
*sambil ngangkat roti yang ditulisin pake coki-coki sambil diteriakin sama PJ sama POSKO di lapangan dalem Smansa sambil panas-panasan sambil ngedongak ngeliat POSKO di ruang BK yang sekarang udah dirubuhin.